Pembunuhan dan Penculikan Marak di Iran, Seruan Boikot Pemilihan Umum Meningkat

Umaya Khusniah
Warga Irak melakukan aksi demo. (Foto: Ist)

Dia juga meminta para pemimpin gerakan protes lainnya untuk mundur dari pencalonan.

"Bersiap ... untuk melanjutkan revolusi dalam beberapa bulan mendatang melawan Iran dan milisi kotornya. Tidak ada pilihan lain selain menggulingkan rezim kriminal ini," kata Sheikh Ali.

Pihak berwenang gagal untuk secara terbuka mengidentifikasi atau menuntut para pelaku pembunuhan, yang belum diklaim. Namun, para aktivis telah berulang kali menyalahkan kelompok bersenjata terkait Iran yang memiliki pengaruh besar di Irak.

Mr Wazni selama bertahun-tahun mengkritik kelompok bersenjata Irak dan pengaruh besar Iran di negara itu. Sehari setelah dia terbunuh, jurnalis terkemuka Ahmed Hassan juga ditembak di Irak selatan. Dia tetap koma setelah menjalani operasi otak.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Megapolitan
2 jam lalu

Perempuan Ditemukan Tewas Terkunci di Kontrakan Cipayung Jaktim, Polisi Tangkap Pelaku

Internasional
9 hari lalu

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas

Nasional
9 hari lalu

Baskara Putra Angkat Bicara soal Serangan Terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Megapolitan
11 hari lalu

Terungkap! Suami Siri Pembunuh Wanita di Depok Tabur Bubuk Kopi untuk Hilangkan Bau Mayat  

Megapolitan
11 hari lalu

Penampakan Barang Bukti Pembunuhan Aktivis Ermanto Usman, Linggis hingga Gunting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal