Pemerintah Myanmar Ancam Media Asing yang Gunakan Istilah Junta dan Kudeta

Anton Suhartono
Pemerintahan Ming Aung Hlaing ancam media asing yang menggunakan istilah kudeta dan junta (Foto: Reuters)

Militer beryakinan perebutan kekuasaan dari pemerintahan Aung San Suu Kyi sesuai konstitusi. Mereka menuduh adanya kecurangan dalam pemilihan umum pada November 2020 yang dilakukan partai Suu Kyi, Liga Nasional untk Demokrasi (NLD). 

Namun tuduhan itu dibantah oleh komisi pemilihan dan organisasi pemantau internasional saat itu.

Negara-negara Barat mengecam perebutan keuasaan oleh militer dan menyebutnya sebagai kudeta yang ditindaklanjuti dengan menjatuhkan sanksi kepada para pejabat.

Pemerintahan militer juga menahan banyak jurnalis, termasuk dari media asing serta mencabut izin mereka.

Di sisi lain, penguasa Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing menggambarkan media sebagai hal penting dalam kebebasan berekspresi dan demokrasi, namun menyerukan media lokal untuk mencegah infiltrasi ide-ide asing.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

1 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

1 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

1 bulan lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal