Pemerintah Thailand Akui Robohkan Patung Hindu di Perbatasan Kamboja, Ini Alasannya

Anton Suhartono
Thailand membenarkan telah merobohkan patung Hindu yang dibangun oleh pemerintah Kamboja di perbatasan kedua negara (Foto: X)

Hal senada ditegaskan pemerintahan pusat di Bangkok yang menyatakan patung itu tidak dipasang sebagai situs keagamaan yang terdaftar atau diakui secara resmi.

“Yang lebih penting, pemindahannya dilakukan dengan tujuan untuk menegaskan kendali efektif atas wilayah tersebut,” bunyi pernyataan pemerintah Thailand.

Namun pemerintah tetap menyampaikan penyesalan mendalam atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kesalahpahaman, terutama setelah video perobohan patung beredar di media sosial.

Rekaman video yang menunjukkan pembongkaran patung Wisnu menggunakan ekskavator beredar luas di halaman media sosial Thailand pekan ini.

Seorang pejabat Kamboja menanggapi dengan marah penghancuran patung Wisnu.

Seorang juru bicara Pemerintah Provinsi Preah Vihear mengatakan, patung itu dibangun pada 2014 di wilayah Kamboja namun dihancurkan pekan ini.

Kementerian Luar Negeri India turut mengecam penghancuran itu dengan menyatakan tindakan itu tidak hormat dan melukai perasaan para pemeluk Hindu di seluruh dunia.

Sementara itu berdasarkan pencarian Google Maps menunjukkan, lokasi patung tersebut berada di wilayah Kamboja, sekitar 400 meter dari perbatasan dengan Thailand.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

Terungkap! Turis Israel Bikin Ulah di Kebun Binatang Thailand, Tak Bayar Tiket hingga Bunuh Satwa

5 hari lalu

Kebun Binatang di Thailand Laporkan Turis Israel ke Polisi, Kenapa?

8 hari lalu

Keren! Istri Raja Thailand, Ratu Suthida Ikuti Latihan Pilot Jet Tempur Gripen

10 hari lalu

Pelatih Fitness Meninggal Tiba-Tiba saat Ikut Kompetisi Hyrox di Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal