Pemerintahan PM Israel Benjamin Netanyahu di Ambang Keruntuhan

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Kubu oposisi Israel berupaya menyelesaikan pembentukan koalisi baru guna mengakhiri pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang berkuasa selama 12 tahun. Netanyahu menjadi perdana menteri Israel terlama yang menjabat.

Tokoh oposisi dari kelompok moderat Yair Lapid dan ultranasionalis Naftali Bennett setuju untuk bergantian menjabat perdana menteri di antara mereka.

Bennett akan menjadi perdana menteri lebih dulu, meskipun dia masih berupaya untuk menyatukan koalisi yang terdiri atas partai-partai dari seluruh spektrum politik.

Media Israel melaporkan, ada beberapa isu yang mengganjal untuk mencapai tujuan tersebut, namun Lapid kemungkinan akan mengumumkan kesepakatan bersejarah ini pada Rabu (2/6/2021) malam.

Dia dikejar waktu hingga Rabu tengah malam untuk memberi tahu Presiden Reuven Rivlin mengenai pembentukan koalisi ini. Gabungan partai koalisi itu didukung sedikitnya 61 kursi parlemen Knesset. Majelis kemudian memiliki waktu sepekan untuk menggelar mosi dukungan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Para Jenderal Israel Tuduh Netanyahu Ingin Serang Gaza Lagi untuk Cari Alasan Tunda Pemilu

16 jam lalu

Netanyahu Ingin Seret Israel Perang Lawan Turki demi Menangkan Pemilu?

1 hari lalu

Ini Alasan Turki Ajukan Red Notice ke Interpol Tangkap PM Israel Netanyahu

1 hari lalu

Panas! Pejabat Israel Peringatkan Netanyahu Hindari Konflik dengan Turki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal