Pemerintahan Taliban Belum Bisa Pidato Wakili Afghanistan di Sidang Umum PBB

Anton Suhartono
Amir Khan Muttaqi, menlu Afghanistan yang ditunjuk Taliban belum bisa menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB tahun ini (Foto: Reuters)

Sampai keputusan yang baru dibuat komite kredensial, Isaczai akan tetap diakui sebagai wakil sah Afghanistan, demikian termaktub dalam aturan Majelis Umum.

Perwakilan Myanmar Tak Akan Berpidato

Myanmar dipastikan tak akan mengirim perwakilan untuk berpidato di Sidang Majelis Umum PBB. Sama seperti masalah Afghanistan, status Duta Besar Myanmar untuk PBB dari pemerintahan Aung San Suu Kyi yang digulingkan Kyaw Moe Tun masih belum jelas.

"Pada titik ini, Myanmar tidak akan berpidato," kata Dujarric.

Kyaw Moe Tun pada awalnya diharapkan menyampaikan pidato pada Senin atau bersamaan dengan hari terakhir Sidang Majelis Umum PBB. Namun para diplomat mengatakan, komite kredensial mencapai kesepakatan di mana Rusia dan China tidak keberatan Kyaw Moe Tun tidak berpidato.

"Saya menarik diri dari daftar pidato dan tidak akan berbicara pada sidang debat ini," kata Kyaw Moe Tun.

Pemerintahan junta Myanmar sudah mengajukan nama lain yakni veteran militer Aung Thurein untuk menjadi dubes PBB menggantikan Kyaw Moe Tun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Sekjen PBB Dukung Peran Indonesia di Board of Peace saat Bertemu Menlu Sugiono

Internasional
18 hari lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

All Sport
19 hari lalu

Indonesia–Afghanistan Jajaki Kerja Sama Futsal, FFI Buka Peluang hingga Olimpiade

Destinasi
20 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal