Pemerintahan Taliban Belum Bisa Pidato Wakili Afghanistan di Sidang Umum PBB

Anton Suhartono
Amir Khan Muttaqi, menlu Afghanistan yang ditunjuk Taliban belum bisa menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB tahun ini (Foto: Reuters)

Sampai keputusan yang baru dibuat komite kredensial, Isaczai akan tetap diakui sebagai wakil sah Afghanistan, demikian termaktub dalam aturan Majelis Umum.

Perwakilan Myanmar Tak Akan Berpidato

Myanmar dipastikan tak akan mengirim perwakilan untuk berpidato di Sidang Majelis Umum PBB. Sama seperti masalah Afghanistan, status Duta Besar Myanmar untuk PBB dari pemerintahan Aung San Suu Kyi yang digulingkan Kyaw Moe Tun masih belum jelas.

"Pada titik ini, Myanmar tidak akan berpidato," kata Dujarric.

Kyaw Moe Tun pada awalnya diharapkan menyampaikan pidato pada Senin atau bersamaan dengan hari terakhir Sidang Majelis Umum PBB. Namun para diplomat mengatakan, komite kredensial mencapai kesepakatan di mana Rusia dan China tidak keberatan Kyaw Moe Tun tidak berpidato.

"Saya menarik diri dari daftar pidato dan tidak akan berbicara pada sidang debat ini," kata Kyaw Moe Tun.

Pemerintahan junta Myanmar sudah mengajukan nama lain yakni veteran militer Aung Thurein untuk menjadi dubes PBB menggantikan Kyaw Moe Tun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, PBB Desak Israel Hentikan Serangan

57 tahun lalu

Salut! Afghanistan Kirim 530 Ton Bantuan ke Gaza meski Perekonomiannya Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal