Pemilu Myanmar: Kelompok Anti-Pemerintah Junta Dilarang Ikut, 55 Partai Daftar

Anton Suhartono
Myanmar bersiap menggelar pemilu pertama sejak kudeta militer yang menggulingkan Aung San Suu Kyi pada 2021 (Foto: AP)

Namun, sensus nasional tahun lalu menunjukkan keterbatasan besar: dari 330 kota, hanya 145 yang berhasil didata. Hal ini menimbulkan keraguan serius mengenai validitas daftar pemilih dan kredibilitas hasil pemilu.

Negara Barat Skeptis, Junta Jalan Terus

Sejumlah negara Barat diperkirakan akan menolak mengakui hasil pemilu, apalagi dengan absennya partai oposisi utama. Bagi junta, pemilu tampak lebih sebagai langkah politik untuk memperkuat kendali ketimbang sebagai mekanisme demokrasi sejati.

“Ini lebih mirip teater politik. Hasilnya sudah bisa ditebak: kemenangan untuk partai-partai pro-militer,” kata seorang analis independen.

Dengan kondisi perang saudara yang tak kunjung reda dan demokrasi yang dibungkam, pemilu Myanmar akhir tahun ini berisiko hanya menjadi catatan sejarah sebagai pemilu yang berlangsung tanpa kompetisi sesungguhnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

7 hari lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

7 hari lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

7 hari lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal