Pemilu Myanmar: Kelompok Anti-Pemerintah Junta Dilarang Ikut, 55 Partai Daftar

Anton Suhartono
Myanmar bersiap menggelar pemilu pertama sejak kudeta militer yang menggulingkan Aung San Suu Kyi pada 2021 (Foto: AP)

Negara Barat Skeptis, Junta Jalan Terus

Sejumlah negara Barat diperkirakan akan menolak mengakui hasil pemilu, apalagi dengan absennya partai oposisi utama. Bagi junta, pemilu tampak lebih sebagai langkah politik untuk memperkuat kendali ketimbang sebagai mekanisme demokrasi sejati.

“Ini lebih mirip teater politik. Hasilnya sudah bisa ditebak: kemenangan untuk partai-partai pro-militer,” kata seorang analis independen.

Dengan kondisi perang saudara yang tak kunjung reda dan demokrasi yang dibungkam, pemilu Myanmar akhir tahun ini berisiko hanya menjadi catatan sejarah sebagai pemilu yang berlangsung tanpa kompetisi sesungguhnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Partai Pro-Militer Unggul dalam Pemilu Myanmar Tahap Pertama, Partisipasi Pemilih Rendah

Internasional
13 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Kontroversial, Perang Saudara Masih Berkecamuk

Nasional
2 bulan lalu

Myanmar Bongkar Jaringan Online Scam, 48 WNI Ditangkap!

Internasional
2 bulan lalu

Kapal Pengungsi Rohingya Terbalik di Perairan Malaysia-Thailand, Ratusan Orang Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal