Penangkapan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Alot, Paspampres Tak Izinkan Penyidik Masuk

Anton Suhartono
Penangkapan Presiden Korsel dimakzulkan Yook Suk Yeol, Jumat (3/1), berlangsung alot setelah paspampres tak mengizinkan penyidik masuk kediaman dinas (Foto: AP)

CIO memiliki waktu hingga Senin pekan depan untuk melaksanakan surat perintah penangkapan Yoon. Dia dijerat dengan beberapa tuduhan, yakni pemberontakan dan penyalahgunaan kekuasaan terkait dengan penerapan status darurat militer pada 3 Desember.

Proses eksekusi sebenarnya sudah akan dilakukan sejak akhir pekan lalu. Namun ribuan pendukung berkumpul di luar kediaman dinas Yoon di Seoul untuk melindunginya sambil berdemonstrasi menentang pemakzulan.

Ribuan pendukung berkumpul di luar kediaman dinas Yoon dalam beberapa hari terakhir. Beberapa demonstrasi dibubarkan secara paksa oleh polisi dengan menyeret mereka dari lokasi.

Para pengamat mengatakan, mengeksekusi surat perintah penangkapan pada Sabtu atau Minggu sangat berisiko karena jumlah pendukung yang datang semakin banyak. Sementara jika dilakukan pada Senin akan terlalu dekat dengan batas waktu.

CIO menggandeng kepolisian dan unit investigasi kementerian pertahanan untuk melakukan penyelidikan bersama terhadap Yoon. Anggota CIO yang dikerahkan ke kediaman Yoon berjumlah 30 orang yang didukung oleh 120 personel kepolisian. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

365 Ribu Orang Indonesia Liburan ke Korsel pada 2025, Ini yang Diburu!

12 hari lalu

Mengejutkan! Ini Alasan T.O.P BIGBANG Batal Fan Meeting di Jakarta

12 hari lalu

Kaget! T.O.P BIGBANG Mendadak Batalkan Fan Meeting di Jakarta

15 hari lalu

Kim Soo Hyun Tidak Terbukti Lakukan Child Grooming ke Kim Sae Ron? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal