Peneliti Uni Emirat Arab Kembangkan Ventilator Murah bagi Pasien Virus Corona, Segera Diproduksi

Anton Suhartono
Peneliti UEA kembangkan ventilator murah bagi pasien virus corona (Ilustrasi, Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Dunia menghadapi krisis peralatan medis seiring melonjaknya para pasien virus corona. Semua negara berlomba mengaplikasikan kemampuan mereka memproduksi peralatan medis secepat mungkin dan tentunya dengan biaya sekecil mungkin.

Kondisi ini pun dialami Uni Emirat Arab (UEA). Hingga Rabu (8/4/2020), negara Teluk itu mengonfirmasi 2.659 kasus Covid-19 dari total tes melibatkan 539.195 warga.

Para peneliti dari Universitas Khalifa di Abu Dhabi mengembangkan ventilator. Alat bantu pernapasan bagi pasien corona yang sudah dalam kondisi parah itu segera diproduksi.

Kabar baiknya, peralatan tersebut diproduksi dengan biaya lebih murah, yakni hanya 2 persen dari biaya pasaran saat ini.

“Tim pakar bertujuan untuk meluncurkan prototipe dalam waktu kurang dari 2 pekan untuk memproduksi ventilator secara massal,” demikian keterangan tertulis Kedutaan Besar UEA di Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 hari lalu

Pasukan UNIFIL Diserang di Lebanon, Italia Hentikan Kerja Sama Pertahanan dengan Israel

Internasional
20 hari lalu

Tragis! Cari Nafkah ke Uni Emirat, Warga Bangladesh Tewas Tertimpa Puing-Puing Drone

Internasional
22 hari lalu

Iran Klaim Hancurkan Markas Rahasia Komando Militer AS di UEA saat Ratusan Perwira Berkumpul

Health
23 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal