Pengakuan Mengejutkan Polisi Myanmar: Saya Diperintah Tembak Demonstran sampai Mati

Anton Suhartono
Polisi Myanmar yang membelot dari pemerintahan junta dan kabur ke India mengaku diperintah untuk menembak mati demonstran (Foto: Reuters)

"Dalam skenario itu, kami tidak punya nyali untuk menembak warga kami yang merupakan demonstran damai," kata mereka, melanjutkan.

Sejauh ini sekitar 100 warga Myanmar, kebanyakan polisi dan keluarga mereka, melintasi perbatasan India. Beberapa dari mereka meminta perlindungan di Distrik Champhai, Mizoram.

Sementara itu pemerintahan junta mengklaim mereka sudah berusaha menahan diri dalam menangani demonstran yang melakukan huru-hara. Mereka menuduh demonstran menyerang polisi serta merusak keamanan dan stabilitas nasional.

Unjuk rasa menentang kudeta telah merenggut lebih dari 60 nyawa demonstran serta 1.800 lainnya ditahan, demikian data Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Pastikan Uang Negara Tersedia untuk Naikkan Gaji Guru hingga Hakim

2 hari lalu

Polisi Ungkap Peran 2 Pegawai Rutan Depok yang Diduga Terlibat Pesta Narkoba

3 hari lalu

3.983 Personel Gabungan Kawal 47 Aksi Demo di Jakarta Hari Ini

5 hari lalu

Baru Dilantik, Kapolri Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri: 19 Kapolda Berganti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal