Penikaman di Bekas Kantor Charlie Hebdo Disebut Kasus Terorisme, 7 Orang Ditahan

Anton Suhartono
Polisi Paris menangkap seseorang terkait penikaman di bekas kantor Charlie Hebdo (Foto: AFP)

Sejauh ini polisi menahan tujuh orang, termasuk tersangka utama.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex yang mengunjungi tempat kejadian mengatakan, nyawa dua korban tidak dalam bahaya. Keduanya, laki-laki dan perempuan, merupakan karyawan yang sedang istirahat di luar kantor dengan merokok.

Lokasi yang menjadi sasaran serangan merupakan bekas kantor Charlie Hebdo. Alamat barunya dirahasiakan.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan serangan tersebut merupakan tindakan terorisme.

"Ini merupakan serangan berdarah terbaru di negara kami," kata Darmanin, kepada stasiun televisi France 2.

Charlie Hebdo dikecam umat Islam seluruh dunia karena selama bertahun-tahun menerbitkan kartun Nabi Muhammad. Surat kabar itu menerbitkan ulang kartun Nabi Muhammad baru-baru ini seiring dengan dimulainya persidangan kasus penyerangan kantor redaksinya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
8 jam lalu

Anggun C Sasmi Dirampok 2 Kali di Paris: Jangan Kira Eropa Selalu Aman

Nasional
8 jam lalu

Wakapolri Ingatkan Ancaman Teror Modern di Era Digital, Semakin Cair dan Sulit Dipetakan

Nasional
15 hari lalu

Terungkap! 8 Teroris yang Ditangkap di Sulteng Kerap Bagikan Konten di Medsos

Nasional
15 hari lalu

8 Terduga Teroris Ditangkap Densus di Sulteng! Terafiliasi dengan ISIS

Nasional
17 hari lalu

Prabowo Terbitkan Perpres BNPT, Atur Struktur dan Tugas Penanggulangan Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal