Penikaman di Gereja Sydney, Pendeta Ditusuk Berkali-kali saat Kebaktian Live di Media Sosial

Anton Suhartono
Penikaman di gereja Sydney, Australia, melukai beberapa orang, termasuk pendeta yang berkhutbah (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Penikaman di gereja pinggiran Sydney, Australia, Senin (15/4/2024), melukai beberapa orang, termasuk pendeta yang sedang menyampaikan khutbah. Pelaku langsung ditangkap dan diamankan ke lokasi rahasia, namun motif penyerangan belum bisa dipastikan.

Serangan terjadi saat pendeta sedang menyampaikan khutbah yang juga disiarkan langsung lewat akun media sosial gereja Asiria, Christ The Good Sheperd itu. 

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan, pendeta yang juga pemimpin gereja setempat atau uskup sedang berdiri di altar menyampaikan khutbah. Di saat bersamaan, pelaku mengenakan jumper hitam berjalan kemudian menusuk dada sang pendeta beberapa kali sebelum menyerang jemaat lainnya. Para jemaat berlarian menyelamatkan diri sambil berteriak.

Polisi mengatakan para korban tak menderita luka yang mengancam nyawa. Layanan ambulans New South Wales menyatakan, sedikitnya empat orang terluka, termasuk seorang pria berusia 50 tahunan yang dibawa ke rumah sakit dalam kondisi serius.

Sementara itu polisi berusaha mengendalikan massa yang berdatangan ke gereja dalam kondisi marah. Mereka mendesak petugas mengeluarkan pelaku dari gereja untuk dihakimi. Karena kondisi tak terkendali, petugas membawa pelaku ke tempat yang dirahasiakan untuk menghindari aksi main hakim sendiri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Asap Karhutla Tak Lagi Terdeteksi ke Singapura dan Malaysia, tapi Masih ke Australia

2 hari lalu

25 Tahun Urus Izin Gereja, Pramono Minta Pembangunan Rumah Ibadah Tak Berlarut-larut

7 hari lalu

Tragis! Anggota Parlemen Australia Ditabrak Mobil, Kehilangan 1 Kaki

7 hari lalu

Sangar! Momen Marinir TNI AL dan Pasukan Australia Gempur Sasaran di Situbondo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal