Penjelasan Lengkap Kemlu RI Membantah Laporan Media Israel soal Normalisasi Hubungan

Widya Michella
Kementerian Luar Negeri RI membantah laporan media Israel soal rencana normalisasi hubungan diplomatik Indonesia dengan Israel (Foto: Widya Michella/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) membantah laporan media Israel Ynet soal rencana normalisasi hubungan diplomatik kedua negara. Indonesia masih konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.

Juru Bicara Kemlu RI Lalu Muhammad Iqbal menegaskan, terlebih dalam kondisi saat ini, Israel melakukan kekejaman yang nyata di Jalur Gaza. Indonesia, kata Iqbal, selalu berada di garis terdepan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.

Soal laporan Ynet mengenai restu dari Israel terhadap Indonesia untuk menjadi anggota Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), Iqbal menegaskan prosesnya masih panjang, yakni membutuhkan waktu 3 sampai 5 tahun.

"Proses keanggotaan Indonesia akan memakan waktu cukup panjang. Waktu yang diperlukan setiap negara untuk menyelesaikan proses keanggotaan penuh di OECD berbeda-beda. Semua tergantung kesiapan negara tersebut, beberapa negara memerlukan waktu 3 tahun, beberapa lagi memerlukan lebih dari 5 tahun," ujarnya, dalam keterangan kepada media, Jumat (12/4/2024).

Dia menambahkan peta jalan (roadmap) keanggotaan Indonesia di OECD akan diadopsi pada Mei mendatang. Dalam roadmap itu banyak sekali hal yang harus dipersiapkan Indonesia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
22 jam lalu

Prabowo dan Presiden Mesir Kecam Permukiman Ilegal Israel di Palestina

1 hari lalu

Profil Andrea Bocelli Penyanyi Dikabarkan Pendukung Israel yang Buta Total sejak Usia 12 Tahun

1 hari lalu

Andrea Bocelli Pendukung Israel? Faktanya Mengejutkan!

1 hari lalu

MUI Soroti Rekam Jejak Andrea Bocelli Dukung Israel, Desak Konser Dibatalkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal