Penyebab Lion Air Jatuh, Pakar: Pilot Sulit Kendalikan Hidung Pesawat

Nathania Riris Michico
Petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa turbin pesawat Lion Air JT610 yang jatuh pada akhir Oktober 2018. (Foto: Reuters: Beawiharta)

JAKARTA, iNews.id - Pilot Lion Air mengalami kesulitan untuk mengendalikan pesawat Boeing 737 MAX 8 karena sistem keamanan otomatis berulang kali mendorong hidung pesawat itu ke bawah.

Demikian salah satu kesimpulan awal yang diperoleh dari hasil penyelidikan kecelakaan penerbangan Lion Air JT 610 yang terjadi pada akhir Oktober lalu.

Penyelidikan difokuskan pada pertanyaan apakah informasi yang salah dari sensor menyebabkan sistem itu secara otomatis mengarahkan hidung pesawat ke bawah.

Boeing 737 MAX 8 itu jatuh ke Laut Jawa pada 29 Oktober 2018 dan menewaskan 189 orang penumpang serta kru.

The New York Times melaporkan, informasi dari data recorder penerbangan Lion Air termasuk yang diserahkan ke DPR RI, seperti dilaporkan oleh media setempat.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 bulan lalu

Boeing Dihukum Bayar Rp599 Miliar ke Keluarga Korban Kecelakaan 737 MAX

Nasional
3 bulan lalu

KNKT Selidiki KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Apa Penyebabnya?

Nasional
4 bulan lalu

KPK Gelar Audiensi dengan Garuda Indonesia, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan Pesawat Baru

Megapolitan
4 bulan lalu

Transjakarta Gandeng KNKT Audit dan Evaluasi Layanan usai 3 Bus Kecelakaan dalam Sebulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal