Penyelidik PBB Rilis Laporan Israel Lakukan Kejahatan Perang dan Kemanusiaan di Gaza

Anton Suhartono
Tim penyelidik independen PBB menyebut Israel melakukan kejahatan kemanusiaan dan kejahatan perang di Gaza (Foto: AP)

JENEWA, iNews.id - Tim penyelidik independen PBB merilis hasil investigasi di Jalur Gaza. Hasilnya, Israel melakukan kejahatan kemanusiaan dan kejahatan perang dengan menghancurkan sistem perawatan kesehatan selama perang Gaza. Perbuatan keji itu dilakukan melalui kebijakan yang terpadu.

Mantan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Navi Pillay, dalam laporan awalnya, menuduh Israel melakukan serangan tanpa henti dan disengaja terhadap personel dan fasilitas medis dalam perang tersebut.

"Anak-anak terutama telah menanggung beban serangan ini, menderita baik secara langsung maupun tidak langsung akibat runtuhnya sistem kesehatan," kata Pillay, dalam laporan yang versi lengkapnya akan disampaikan kepada Majelis Umum PBB pada 30 Oktober mendatang, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (11/10/2024).

Hasil penyelidikan tersebut juga menuduh pasukan Israel secara sengaja membunuh dan menyiksa tenaga medis, mengincar kendaraan medis, serta membatasi izin bagi pasien untuk meninggalkan Jalur Gaza.

Pernyataan tersebut merujuk pada kasus pembunuhan seorang gadis Palestina, Hind Rajab, pada Februari. Dia dibunuh bersama anggota keluarga serta dua petugas medis yang datang untuk menyelamatkan mereka dari tembakan Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Islah Bahrawi Duga Video Budi Arie Sengaja Dibocorkan: Jokowi Mungkin Kecewa dengan Prabowo

11 jam lalu

Dikaitkan dengan Demo 27 Agustus, Kubu Budi Arie Sindir Relawan Prabowo: Terlalu Halu

3 hari lalu

KTT BRICS 2026, Prabowo: PBB Harus Lebih Responsif dan Beri Hasil Konkret bagi Masyarakat Dunia

4 hari lalu

Netanyahu Sebut Iran di Ambang Keruntuhan, Benarkah Kekuasaan Mojtaba Khamenei Goyah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal