Percobaan Kudeta Gagal, Krisis Venezuela Kembali Memanas

Nathania Riris Michico
Demonstran pendukung oposisi Juan Guaido mengibarkan bendera Venezuela di tengah amukan massa. (FOTO: AFP)

Maduro juga kembali menyerang AS, yang dia tuduh berkomplot melawannya. Dia menolak klaim oleh AS bahwa dia memiliki pesawat yang siap di landasan untuk membawanya ke Kuba, negara pendukung setia presiden yang terkepung itu.

Apa yang terjadi pada Selasa lalu?

Sebuah video berdurasi tiga menit yang dirilis pada dini hari Selasa (30/4) menunjukkan, Guaido berdiri bersama sejumlah pria berseragam militer. Dia mengumumkan bahwa dirinya mendapat dukungan "tentara pemberani" di ibu kota, Caracas.

Dia mendesak orang-orang Venezuela untuk bergabung dengan mereka di jalan-jalan, dan muncul bersama pemimpin oposisi lainnya, Leopoldo Lopez, yang menjadi tahanan rumah sejak 2014.

Para pendukung di kedua pihak kemudian berkumpul di berbagai tempat di Caracas sepanjang hari, dan ada bentrokan antara pendukung Guaido dan kendaraan militer bersenjata.

Para pengunjuk rasa juga terlihat melemparkan batu, yang kemudian dibalas dengan gas air mata.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil

57 tahun lalu

Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?

57 tahun lalu

Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal