Percobaan Kudeta Gagal, Krisis Venezuela Kembali Memanas

Nathania Riris Michico
Demonstran pendukung oposisi Juan Guaido mengibarkan bendera Venezuela di tengah amukan massa. (FOTO: AFP)

Bentrokan pada Selasa ini menandai episode paling ganas dari krisis politik Venezuela tahun ini. Para pejabat kesehatan Venezuela mengatakan, 69 orang terluka dalam bentrokan itu, termasuk dua orang dengan luka tembak.

Bagaimana reaksi komunitas internasional?

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengimbau kedua belah pihak untuk menghindari kekerasan.

Sementara itu, AS menegaskan kembali dukungannya untuk Guaido. Dalam sebuah wawancara televisi pada Rabu (1/5), Pompeo mengatakan AS akan lebih memilih transisi kekuasaan secara damai tetapi menyatakan bahwa aksi militer tetap menjadi opsi utama.

"Jika itu yang diperlukan, itulah yang akan dilakukan Amerika Serikat," kata Menlu AS.

Presiden AS Donald Trump sendiri mengatakan sedang memantau peristiwa di Venezuela sangat dekat dan menyebut AS berdiri dengan rakyat Venezuela dan kebebasan mereka.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
31 hari lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

1 bulan lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

1 bulan lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

1 bulan lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal