Percobaan Kudeta Gagal, Krisis Venezuela Kembali Memanas

Nathania Riris Michico
Demonstran pendukung oposisi Juan Guaido mengibarkan bendera Venezuela di tengah amukan massa. (FOTO: AFP)

Dia juga mengancam akan menerapkan sanksi tingkat tertinggi dan embargo penuh terhadap Kuba jika militernya tidak segera menghentikan dukungannya kepada Maduro.

Sementara itu, Rusia memperingatkan AS akan apa yang disebutnya sebagai tindakan agresif. Rusia menyebut tindakan AS di Venezuela dapat memiliki konsekuensi yang mengerikan.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan kebijakan AS di Venezuela adalah pelanggaran hukum internasional.

Pemerintah yang masih mendukung Maduro, termasuk Bolivia dan Kuba, mengecam upaya Guaido sebagai upaya "kudeta".

Pemerintah Meksiko menyatakan keprihatinan tentang kemungkinan peningkatan kekerasan, sementara Presiden Kolombia Ivan Duque mendesak militer Venezuela untuk berdiri melawan Maduro.

Pertemuan darurat Kelompok Lima negara-negara Amerika Latin dijadwalkan digelar Jumat (3/5).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
30 hari lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

1 bulan lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

1 bulan lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

1 bulan lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal