Perseteruan Trump dengan Twitter Berbuntut Panjang, Keluarkan Perintah Eksekutif

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Sebelumnya Trump protes setelah dua cuitannya diberi tanda ‘cek fakta’, yakni terkait rencana Gubernur California menggunakan metode pemilihan melalui surat suara yang dikirim melalui pos. Cara ini digunakan untuk meminimalisasi potensi penularan virus corona jika warga harus datang ke tempat-tempat pemungutan suara.

Namun Trump menolak karena cara tersebut berpotensi menimbulkan kecurangan dan manipulasi suara.

"Pada saat-saat itu, Twitter berhenti menjadi platform publik yang netral dan mereka menjadi editor yang memiliki sudut pandang sendiri," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Trump Akan Reshuffle Kabinet Setelah Republik Kalah Pemilu, Menhan Hegseth Termasuk?

2 jam lalu

Pria Ngaku Dapat Perintah Gaib Bunuh Trump Ditangkap Dekat Gedung Putih

4 jam lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok 16 Persen dalam Sepekan, Konflik AS-Iran Masih Jadi Sorotan

4 jam lalu

Menhan AS Hegseth Yakin Pemakzulannya Gagal, Singgung Trump 2 Kali Lolos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal