Perseteruan Trump dengan Twitter Berbuntut Panjang, Keluarkan Perintah Eksekutif

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Sebelumnya Trump protes setelah dua cuitannya diberi tanda ‘cek fakta’, yakni terkait rencana Gubernur California menggunakan metode pemilihan melalui surat suara yang dikirim melalui pos. Cara ini digunakan untuk meminimalisasi potensi penularan virus corona jika warga harus datang ke tempat-tempat pemungutan suara.

Namun Trump menolak karena cara tersebut berpotensi menimbulkan kecurangan dan manipulasi suara.

"Pada saat-saat itu, Twitter berhenti menjadi platform publik yang netral dan mereka menjadi editor yang memiliki sudut pandang sendiri," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran Bantah Rencanakan Pembunuhan Trump

Internasional
6 jam lalu

Tolak Gencatan Senjata, Iran: Kami Ingin Beri Pelajaran kepada AS-Israel

Nasional
8 jam lalu

Dukung PP TUNAS, Kemenag Perkuat Literasi Digital 13 Juta Siswa dan Santri

Internasional
19 jam lalu

Lempar Bom ke Rumah Wali Kota New York Mamdani, 2 Pria Ngaku Terinspirasi ISIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal