RIYADH, iNews.id - Pemerinah Arab Saudi, Jumat (27/9/2019), menegaskan akan mengeluarkan visa turis untuk pertama kalinya. Ini merupakan upaya negara Teluk tersebut untuk menambal pemasukan negara dari sektor pariwisata dan mengurangi kebergantungan dari minyak.
Pengumuman ini disampaikan dua pekan setelah dua fasilitas minyak Aramco menjadi sasaran serangan drone dan rudal yang memaksa negara itu memangkas produksi hingga setengahnya. Kondisi tersebut turut berimbas mengurangi pasokan minyak global sebesar 5 persen.
"Keterbukaan Arab Saudi bagi turis internasional merupakan momen bersejarah bagi negara kami," kata kepala otoritas pariwisata Ahmed Al Khateeb, dikutip dari AFP.
"Para pengunjung akan terkejut dengan berbagai harta karun yang akan kami bagikan, lima Situs Warisan Dunia UNESCO, budaya lokal yang semarak, serta keindahan alam yang menakjubkan," kata Khateeb, melanjutkan.
Saudi, kata Khateeb, akan membuka aplikasi visa turis untuk warga dari 49 negara mulai Sabtu (28/9/2019).