Pidato Keras Wamenlu RI Kecam Israel: Kalau Bukan Genosida lalu Apa Sebutan yang Pantas?

Anton Suhartono
Wamenlu RI Arrmanatha Nasir menyampaikan pidato keras di Sidang Darurat Majelis Umum PBB, mengecam kebiadaban Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza (Foto: Kemlu RI)

Indonesia kembali menegaskan, solusi dua negara adalah jalan satu-satunya menuju perdamaian yang berkelanjutan antara Palestina dan Israel.

"Saatnya dunia berpihak pada keadilan dan kemanusiaan, bukan pada kekerasan," katanya, sambil mendesak semua negara untuk segera mengakui kemerdekaan Palestina tanpa syarat.

Sidang Darurat Majelis Umum PBB ini diselenggarakan untuk merespons penggunaan hak veto oleh Amerika Serikat (AS), anggota tetap Dewan Keamanan PBB atas draf resolusi yang menuntut gencatan senjata di Gaza pada 20 November 2024. 

Melalui sesi sidang darurat ini, negara-negara anggota PBB diharapkan bisa mengesahkan dua resolusi, yakni resolusi mendorong gencatan senjata di Gaza serta dukungan politik terhadap UNRWA.

Indonesia mengajak seluruh negara anggota mendukung kedua resolusi tersebut untuk menghentikan kekerasan dan mengembalikan kemanusiaan pada sistem tatanan dunia. 

"Saat dunia memilih berpihak pada keadilan, maka penderitaan rakyat Palestina bisa segera diakhiri," kata Wamenlu Nasir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Presiden Mahmoud Abbas: Israel Rampas Tanah Palestina, Rusak Solusi Dua Negara

8 jam lalu

Menlu Sugiono Tegaskan Perdamaian Gaza Harus Disertai Pemulihan dan Rekonstruksi

23 jam lalu

Momen Delegasi RI Walk out saat PM Israel Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

24 jam lalu

RI Raih Emas Pertama Asian Games 2026, Prabowo: Terus Berjuang, Harumkan Nama Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal