PM Anwar Ibrahim Bela Keputusan Malaysia Pangkas Hukuman Eks PM Najib Razak dalam Skandal 1MDB

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. (Foto: Reuters)

Untuk diketahui, UMNO saat ini menjadi rekan koalisi Anwar sejak mereka membentuk pemerintahan pascapemilu pada November 2022.

Pada Senin (5/2/2024) ini, Anwar mengatakan keputusan raja untuk meringankan hukuman Najib adalah final. Dia juga menyebutkan bahwa raja tidak berkewajiban untuk memberikan penjelasan atas keputusan itu. Menurut pemimpin Pakatan Harapan itu, keputusan tersebut murni “masalah belas kasihan” saja.

“Kami paham masyarakat punya pandangan yang kuat. Jadi, kami beri sedikit kelonggaran, tapi setelah ada penjelasan sebaiknya (kegaduhan ini) dihentikan,” kata Anwar dalam acara silaturahmi PNS Malaysia.

Anwar juga mengaku mengajukan permohonan grasi kerajaan kepada dewan untuk dibahas, meski dia membantah melakukannya di bawah tekanan UMNO.

“Saya katakan segera setelah saya menerima banding, saya meminta agar Dewan Pengampunan mendiskusikannya,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
21 jam lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

3 hari lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

5 hari lalu

Malaysia Rayakan Hari Kemerdekaan ke-69, Gelar Parade Militer

6 hari lalu

Daftar 13 Kejahatan yang Disasar RUU Perampasan Aset, Apa saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal