PM Anwar Ibrahim Bela Keputusan Malaysia Pangkas Hukuman Eks PM Najib Razak dalam Skandal 1MDB

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. (Foto: Reuters)

Untuk diketahui, UMNO saat ini menjadi rekan koalisi Anwar sejak mereka membentuk pemerintahan pascapemilu pada November 2022.

Pada Senin (5/2/2024) ini, Anwar mengatakan keputusan raja untuk meringankan hukuman Najib adalah final. Dia juga menyebutkan bahwa raja tidak berkewajiban untuk memberikan penjelasan atas keputusan itu. Menurut pemimpin Pakatan Harapan itu, keputusan tersebut murni “masalah belas kasihan” saja.

“Kami paham masyarakat punya pandangan yang kuat. Jadi, kami beri sedikit kelonggaran, tapi setelah ada penjelasan sebaiknya (kegaduhan ini) dihentikan,” kata Anwar dalam acara silaturahmi PNS Malaysia.

Anwar juga mengaku mengajukan permohonan grasi kerajaan kepada dewan untuk dibahas, meski dia membantah melakukannya di bawah tekanan UMNO.

“Saya katakan segera setelah saya menerima banding, saya meminta agar Dewan Pengampunan mendiskusikannya,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Usut Kasus Korupsi Batu Bara, Asabri dan Krakatau Steel: Atensi Presiden agar Diungkap

57 tahun lalu

Polisi Temukan Brankas Besar di dalam Tembok saat Geledah Kafe di Cipete Jaksel

57 tahun lalu

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Salah Satunya Pejabat Bea Cukai

57 tahun lalu

Konser Isyana Sarasvati di Malaysia Batal gegara Tidak Laku? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal