PM Netanyahu: Palestina Tak Boleh Veto Negosiasi Damai Israel-Arab Saudi

Anton Suhartono
PM Israel Benjamin Netanyahu menyebut Palestina tak boleh menghentikan proses perdamaian negaranya dengan Arab Saudi (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu menegaskan Palestina tak boleh menjadi ganjalan proses perdamaian negaranya dengan Arab Saudi. Seperti diketahui, Saudi menjadikan isu Palestina sebagai syarat normalisasi hubungan dengan Israel. 

Pemulihan hubungan kedua negara sedang diupayakan melalui mediasi Amerika Serikat. Jika terwujud, Saudi akan menjadi negara Arab kelima yang memulihkan hubungan dengan Israel melalui Perjanjian Abraham.

Dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, Jumat (22/9/2023), Netanyahu mengatakan Palestina tidak boleh mem-veto proses kesepakatan di kawasan.

“Tidak diragukan lagi, Perjanjian Abraham menandai dimulainya era baru perdamaian. Saya yakin kita sedang berada di titik puncak terobosan yang lebih dramatis. Perdamaian bersejarah antara Israel dan Arab Saudi,” kata Netanyahu, dikutip dari Reuters.

Meski dia bersedia mencari solusi dengan Palestina, Netanyahu menegaskan tak boleh diberikan kekuatan untuk menghentikan prosesnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

2 hari lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

2 hari lalu

Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

3 hari lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal