“Pada 6 hingga 7 Januari 2020, kami menangkap seorang pria lokal bersama lima orang lainnya, menyusul keterlibatan mereka dalam memproduksi video propaganda ISIS dan ancaman pembunuhan terhadap para pemimpin negara,” ujarnya.
Azman melanjutkan, petugas juga menangkap seoang pria Malaysia di Singapura pada Agustus 2020 sehingga totalnya menjadi tujuh orang.
Dia dituduh membiayai kegiatan kelompok militan serta berencana pergi ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok ISIS.