Polisi Wuhan Minta Maaf Terkait Kematian Dokter Whistleblower Virus Korona Li Wenliang

Anton Suhartono
Antara
Li Wenliang (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Kepolisian Wuhan, Provinsi Hubei, China, meminta maaf kepada keluarga dokterLi Wenliang yang meninggal saat bertugas menangani pasien virus korona.

Li merupakan salah satu dokter yang pertama kali mendeteksi adanya virus korona di Wuhan, yakni terhadap beberapa pasien yang memiliki gejala mirip SARS. Namun laporannya itu tidak ditindaklanjuti oleh pihak berwenang, bahkan dia dipanggil polisi karena dianggap menyebarkan informasi yang bisa memicu keresahan.

Setelah 40 hari menyelidiki kematian Li, lembaga pengawas tertinggi China mengeluarkan beberapa rekomendasi, salah satunya mendesak kepolisian Wuhan meminta maaf kepada keluarga mendiang.

Rekomendasi yang dikeluarkan pada Kamis (19/3/2020) didasarkan penyelidikan terhadap aparat kepolisian Wuhan yang memberikan surat teguran kepada pria 37 tahun itu terkait pernyataannya di grup aplikasi layanan pesan singkat.

Dalam investigasi yang dilakukan sejak kematian Li pada 7 Februari, tim meminta badan pengawas daerah melakukan berbagai perbaikan sistem, meminta pertanggungjawaban personel terkait, dan mengumumkan hasil pemeriksaan secepat mungkin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tips Tetap Aman Beraktivitas di Tengah Ancaman Polusi, Wajib Baca!

4 hari lalu

RS Lapangan Mulai Beroperasi, Jadi Harapan untuk Korban Gempa NTT

4 hari lalu

Kisah Anak 11 Tahun Korban Gempa NTT Jalani Operasi di RS Lapangan, Penuh Perjuangan

6 hari lalu

Kemenkes Siapkan AI yang Bertugas Baca Hasil MRI, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal