Politikus Malaysia Bukan-bukaan soal Pengunduran Diri Mahathir sebagai Perdana Menteri

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

Azmin melanjutkan, saat itu dia mengatakan kepada Mahathir, sistem demokrasi mengharuskan adanya jumlah dukungan. Di bawah UU Federal, Raja harus memutuskan siapa yang menjadi perdana menteri berdasarkan mayoritas dukungan dari parlemen.

"Akhirnya, Muhyiddin yang mendapatkan mayoritas itu. Tentu saja, kami datang sebagai pemerintahan baru, bukan melalui pemilihan namun melalui krisis politik. Tetapi krisis itu muncul karena orang ini mengajukan pengunduran diri," tuturnya.

Jika tidak mengundurkan diri, lanjut dia, Mahathir saat ini tetap menjadi perdana menteri dengan dukungan mayoritas parlemen.

Lebih lanjut Azmin mengungkapkan tetap menghormati Mahathir meski sudah berbeda kendaraan politik.

"Saya masih sangat menghormati, mencintai, dan menyayangi Mahathir. Dia merupakan negarawan. Saya mungkin tidak setuju dengan apa yang dia lakukan pada 24 Februari ketika dia mengajukan pengunduran diri tanpa memberitahukan sebelumnya," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Indonesia Ekspor 200.000 Ton Beras Premium ke Malaysia, Harga Rp17.000 per Kg

3 hari lalu

Terungkap! PM Malaysia Anwar Ibrahim Jalani Operasi Hernia, Sudah Diperbolehkan Pulang

3 hari lalu

Beda Diagnosis Usus Buntu RS Indonesia Vs Penang, Kok Bisa? Ini Kata Dokter

3 hari lalu

Heboh! Netizen Tuduh Fahira Almira Black Campaign Promo RS Penang Malaysia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal