Politikus Sayap Kanan Prancis Ingin Bendera Uni Eropa Dicopot dari Landmark Kota Paris

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Uni Eropa sedang berkibar di depan salah satu gedung (ilustrasi). (Foto: Ist.)

Menteri Muda Urusan Eropa Clement Beaune mengatakan, pengibaran bendera UE di Arc de Triomphe itu hanya bersifat sementara. Dia pun menduga kritik yang disampaikan Le Pen dan gerombolannya kali ini hanya bagian dari kampanye untuk menjatuhkan citra Macron menjelang Pilpres Prancis 2022.

“Bendera Prancis belum diganti. Kampanye pemilu bukan jalan bebas untuk (menyebarkan) kebohongan dan kontroversi kecil,” cuit Beaune di Twitter.

Macron sampai saat ini belum menyatakan apakah dia akan mencalonkan diri di pilpres yang digelar pada April nanti. Namun, dalam Pilpres Prancis 2017, politikus berusia 44 tahun itu berhasil mengalahkan Le Pen pada putaran kedua dengan perolehan 66 persen versus 34 persen suara. 

Semua jajak pendapat saat ini juga menunjukkan Macron masih unggul dan punya kans besar untuk memenangkan masa jabatan presiden untuk lima tahun lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
16 hari lalu

Kavinsky Pencipta Nightcall Soundtrack Ikonik Film Drive Meninggal Dunia, Macron Berduka

17 hari lalu

Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis

19 hari lalu

Delegasi AS Walk Out saat Dubes Prancis Pidato di Sidang Dewan Keamanan PBB, Ada Apa?

21 hari lalu

Karhutla Kian Tak Terkendali, 250.000 Warga Prancis dan Spanyol Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal