Prancis Bekukan Aset Pejabat Intelijen Iran

Nathania Riris Michico
Presiden Prancis Emmanuel Macron. (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Prancis menyatakan dinas intelijen Iran terlibat dalam rencana upaya pengeboman yang digagalkan di luar Paris pada Juni. Imbasnya, aset-aset Kementerian Keamanan dan Intelijen Iran dibekukan.

"Sebuah plot ekstrem semacam itu di wilayah Prancis tidak bisa dibiarkan tanpa tanggapan," demikian pernyataan gabungan Kementeri Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan Prancis, seperti dilaporkan AFP, Rabu (10/3/2018).

"Prancis telah mengambil tindakan preventif, proporsional dan terarah. Dalam mengambil keputusan ini, Prancis menegaskan kembali tekadnya untuk memerangi terorisme, terutama di wilayahnya sendiri."

Kendati demikian, Paris menegaskan tindakan tegasnya tidak seperti yang dilakukan Amerika Serikat (AS), yang menghukum Iran karena tindakan permusuhan.

Paris tetap ingin mempertahankan kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Prancis, Inggris, Jerman, dan China) meski AS mundur dari perjanjian tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 jam lalu

Gawat! Iran Incar Pangkalan Militer AS di Eropa

10 jam lalu

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

12 jam lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

13 jam lalu

Iran Ancam Negara-Negara Arab yang Bantu AS Serang Negaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal