Prancis Panggil Dubes AS gara-gara Tuduh Presiden Macron Bela Anti-Semit

Anton Suhartono
Charles Kushner, Dubes AS untuk Prancis, dipanggil gara-gara isi surat yang menyinggung Presiden Emmanuel Macron (Foto: AP)

"Di Prancis, tiada hari tanpa orang Yahudi diserang di jalan, sinagog atau sekolah, atau bisnis milik Yahudi dirusak," katanya, mengklaim.

Dia lalu menyalahkan rencana Prancis untuk mengakui negara Palestina sebagai pemicu tindakan tersebut.

"Pernyataan publik yang mengecam Israel dan isyarat untuk mengakui negara Palestina membangkitkan semangat ekstremis, memicu kekerasan, dan membahayakan kehidupan Yahudi di Prancis,” tulis Kushner.

Dia juga mendesak Presiden Macron untuk tidak melakukan langkah-langkah yang bisa memberikan legitimasi kepada Hamas dan sekutunya.

“Presiden Trump dan saya memiliki anak-anak dan cucu (beragama) Yahudi. Saya tahu bagaimana perasaannya tentang antisemitisme, begitu pula serluruh warga Amerika,” katanya, dalam surat, merujuk pada beberapa kebijakan pemerintahan Trump, termasuk menegakkan perlindungan hak-hak sipil bagi mahasiswa Yahudi di kampus-kampus serta mendeportasi simpatisan Hamas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal