Presiden Haiti Dibunuh, Pelaku Mengaku Agen DEA Amerika Serikat

Umaya Khusniah
Presiden Haiti Jovenel Moise. (Foto: Reuters)

Dia juga mengatakan Haiti membutuhkan bantuan keamanan AS. Pejabat AS telah mengatakan jika mereka sedang mengkaji permintaan tersebut.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan, kabar yang menyebut penyerang merupakan agen DEA, benar-benar salah.

"Kami berharap untuk menerima permintaan (bantuan) resmi. Kami siap menerimanya. Tapi, sampai sekarang, saya tidak dalam posisi untuk mengkonfirmasi ada tidaknya permintaan resmi," kata Price.

Presiden Moise tewas terbunuh dalam serangan bersenjata di Port-au-Prince oleh orang tak dikenal yang berbicara bahasa Spanyol. Sementara ibu negara, Martine Moise, yang terluka dalam serangan itu, sedang dirawat di rumah sakit. Anak-anak presiden berhasil selamat.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump: Saya Dukung Penuh Netanyahu Jadi PM Israel Mendatang!

2 hari lalu

Menhan Baru Iran Tegaskan Tak Takut dengan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" AS

2 hari lalu

Iran Punya Menteri Pertahanan Baru, Langsung Ancam AS

2 hari lalu

Prancis Rusuh, Trump Salahkan Imigran: Mereka dari Dunia Berbeda

2 hari lalu

Trump Blak-blakan Dukung Netanyahu di Pemilu Israel: Dia Mitra yang Diinginkan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal