Presiden Haiti Dibunuh, Pelaku Mengaku Agen DEA Amerika Serikat

Umaya Khusniah
Presiden Haiti Jovenel Moise. (Foto: Reuters)

Dia juga mengatakan Haiti membutuhkan bantuan keamanan AS. Pejabat AS telah mengatakan jika mereka sedang mengkaji permintaan tersebut.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan, kabar yang menyebut penyerang merupakan agen DEA, benar-benar salah.

"Kami berharap untuk menerima permintaan (bantuan) resmi. Kami siap menerimanya. Tapi, sampai sekarang, saya tidak dalam posisi untuk mengkonfirmasi ada tidaknya permintaan resmi," kata Price.

Presiden Moise tewas terbunuh dalam serangan bersenjata di Port-au-Prince oleh orang tak dikenal yang berbicara bahasa Spanyol. Sementara ibu negara, Martine Moise, yang terluka dalam serangan itu, sedang dirawat di rumah sakit. Anak-anak presiden berhasil selamat.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
11 jam lalu

Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel

12 jam lalu

Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran

12 jam lalu

Trump Sebut Iran Sudah Tak Berdaya: Angkatan Laut dan Pemimpin Mereka Telah Tiada

14 jam lalu

Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia

15 jam lalu

Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal