Presiden Iran Ebrahim Raisi Sebut Arab Saudi dan Amerika dalam Kebijakan Luar Negeri

Anton Suhartono
Ebrahim Raisi ingin merangkul negara tetangga di Teluk dalam prioritas kebijakan luar negeri (Foto: Reuters)

"Masalah di kawasan dan rudal tidak bisa ditawar. Mereka (Amerika Serikat) tidak mematuhi kesepakatan sebelumnya, bagaimana mereka ingin masuk ke diskusi baru?" tuturnya.

Raisi termasuk salah satu pejabat Iran yang dijatuhi sanksi AS atas tuduhan pelanggaran di masa lalu. AS dan kelompok HAM menuduhnya terlibat dalam eksekusi di luar proses hukum terhadap ribuan tahanan politik di Republik Islam pada 1988.

Soal tuduhan itu, Raisi menegaskan sebagai ahli hukum dia justru selalu membela HAM. Sanksi AS terhadapnya, kata dia, dijatuhkan karena tugasnya sebagai hakim.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Juru Bicara Garda Revolusi Iran Ali Mohammad Naini Tewas Diserang AS-Israel usai Tampil di TV

Internasional
16 jam lalu

Perang 20 Hari, Israel Bakar Uang Rp5,4 Triliun per Hari Lawan Iran

Internasional
1 hari lalu

Iran Ingatkan Israel! Pembalasan Bakal Makin Brutal jika Fasilitas Energinya Diserang Lagi

Internasional
1 hari lalu

Iran Bakal Pungut 'Uang Keamanan' untuk Kapal-Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal