Presiden Iran ke Menlu Korut: AS Tidak Dapat Dipercaya

Nathania Riris Michico
Presiden Iran Hassan Rouhani saat menyambut Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho di kantor kepresidenan. (Foto: AP)

Trump memutuskan untuk kembali menjatuhkan sanksi terhadap Iran meski negara lain meminta Trump mengurungkan niatnya. Negara tersebut antara lain sekutu AS yakni Inggris, Prancis, dan Jerman, serta Rusia dan China.

Sanksi AS menyebabkan bank dan banyak perusahaan di seluruh dunia mengurangi transaksi dengan Iran. Sebab, Trump mengancam pihak yang bekerja sama ekonomi dengan Iran tidak akan bisa berbisnis dengan negaranya.

Ri berkunjung ke Iran setelah menghadiri forum keamanan di Singapura. Dalam pertemuan itu, dia dan Menlu AS Mike Pompeo berdebat soal kesepakatan yang dibuat pada pertemuan puncak antara Presiden Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong Un pada Juni lalu.

Kedua belah pihak berkomitmen mencapai denuklirisasi Korea Utara. Namun, Korut masih mengembangkan program senjata nuklir, yang bertentangan dengan sanksi dan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Internasional
1 hari lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Internasional
1 hari lalu

Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Internasional
1 hari lalu

Trump Sebut Presiden Israel Tak Mau Ampuni Netanyahu karena Takut Kehilangan Jabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal