Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Minta Maaf Berlakukan Darurat Militer: Saya Putus Asa!

Anton Suhartono
Yoon Suk Yeol, Sabtu (7/12), menyampaikan pidato menjelaskan sikapnya memberlakukan status darurat militer (Foto: AP)

Ini merupakan penampilan publik pertama Yoon setelah mengumumkan darurat militer pada Selasa malam. Status itu hanya berlaku 6 jam sampai dicabut setelah Majelis Nasional memberikan suara untuk menentangnya.

Pada Jumat kemarin, Yoon bertemu pimpinan Partai Kekuatan Rakyat membahas langkah-langkah mengatasi dampak dari penerapan darurat militer yang gagal tersebut.

Partai berkomitmen untuk melawan upaya pemakzulan di parlemen yang diajukan kelompok oposisi. Pemakzulan tersebut masih berpotensi gagal karena suara dukungan oposisi di parlemen, sesuai aturan yang berlaku, masih kurang. Mereka tetap membutuhkan suara dari Partai Kekuatan Rakyat untuk mendukung pemakzulan, menggulingkan Yoon dari kursi presiden.

Namun pimpinan Partai Kekuatan Rakyat juga meminta Yoon untuk meletakkan jabatan demi memenuhi keinginan publik yang meluas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 hari lalu

KPU Klaim Gugatan Syarat Ijazah Gibran Masuk Ranah Pemakzulan, Ada Mekanisme Tersendiri

7 hari lalu

Denny Indrayana Sebut MK Berwenang Diskualifikasi Gibran Lewat Sengketa Pemilu

10 hari lalu

365 Ribu Orang Indonesia Liburan ke Korsel pada 2025, Ini yang Diburu!

12 hari lalu

Serang Iran Tanpa Izin Kongres, Menhan AS Pete Hegseth Dituduh Salah Gunakan Jabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal