Presiden Meksiko Bantah Sebagian Negaranya Dikendalikan Kartel

Umaya Khusniah
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador membantah pernyataan yang menyebut sebagian negaranya dikendalikan oleh kartel narkoba. (Foto: Reuters)

Lopez Obrador tetap membantah temuan tersebut. Pada Kamis (23/3/2023), dia menyebut departemen itu pembohong.

Dilansir dari Reuters, tampaknya Lopez Obrador mengambil nada yang lebih lembut terhadap AS pada hari Jumat. Dia mengatakan Blinken merupakan orang baik yang hanya melakukan pekerjaannya.

Lopez Obrador telah menunjuk pada fentanil yang diperdagangkan melintasi perbatasan oleh warga negara AS, bukan migran yang tidak berdokumen. Dia juga menyalahkan krisis di negaranya akibat kemerosotan nilai-nilai keluarga dan kurangnya dukungan pemerintah untuk keluarga.

Pemimpin Meksiko itu juga menuduh protes dari AS dipicu hal berbau politis menjelang pemilu 2024.

Investigasi Reuters menemukan, Meksiko telah secara dramatis meningkatkan jumlah penggerebekan laboratorium narkoba yang dilakukan selama pemerintahan Lopez Obrador. Tapi menurut dua sumber keamanan dan mantan tokoh penegak hukum senior, hal itu tidak dapat dipercaya.

"Saya dapat memberi tahu Tuan Blinken, kami terus-menerus menghancurkan laboratorium (narkotika)," kata Lopez Obrador.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
17 jam lalu

Penembakan SD di Oregon Tewaskan 3 Anak, Pelaku 16 Tahun Ditembak Mati Warga

1 hari lalu

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Terpidana Nidal Hasan

1 hari lalu

Ngeri! AS Dilaporkan Bakal Gunakan Amunisi "Ibu dari Segala Bom" Serang Iran

1 hari lalu

Digunakan Saudi Tangkis Serangan Houthi, Ini Kelebihan dan Kekurangan Rudal Patriot

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal