Presiden Prancis Macron Bakal Deklarasikan Pengakuan Negara Palestina pada Juni, Israel Murka

Anton Suhartono
Emmanuel Macron mengumumkan akan mendeklarasikan pengakuan negara Palestina pada Juni (Foto: AP)

“Pengakuan sepihak atas (berdirinya) negara Palestina fiktif, oleh negara mana pun, pada kenyataan yang kita semua tahu, akan menjadi hadiah bagi teror dan dorongan bagi Hamas,” kata Saat, di media sosial X.

Dia mengklaim sikap seperti ini tidak akan mendekatkan pada perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan,tapi justru tetapi sebaliknya.

Palestina telah diakui sebagai negara berdaulat oleh 146 dari 193 anggota PBB sejauh ini. Armenia, Slovenia, Irlandia, Norwegia, Spanyol, Bahama, Trinidad dan Tobago, Jamaika, dan Barbados menjadi negara-negara terbaru yang memberikan pengakuan pada tahun lalu.

Meski dukungan internasional terhadap berdirinya negara Palestina semakin meningkat, terutama sejak perang 7 Oktober 2023, beberapa negara Barat besar seperti Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Jerman enggan untuk mengkuti tren.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Israel Bombardir Gaza Acuhkan Trump, Warga Palestina Sebut Perdamaian Hanya Ilusi

18 jam lalu

Band Massive Attack Dilarang Tampil Lagi di Singapura usai Kibarkan Bendera Palestina saat Konser

22 jam lalu

Pengadilan Israel Batalkan Rencana Menteri Radikal Pelihara Buaya di Penjara Tahanan Palestina

1 hari lalu

Para Jenderal Israel Peringatkan Dampak Kekerasan Pemukim Yahudi Lebih Dahsyat dari Serangan Hamas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal