Presiden Prancis Macron Banjir Kecaman karena Dianggap Bela Rusia

Anton Suhartono
Emmanuel Macron dikecam karena dianggap membela Rusia (Foto: Reuters)

"Jika ada yang ingin membuat arsitektur keamanan baru untuk memungkinkan negara teroris melanjutkan cara-cara mengintimidasi, mereka harus berpikir ulang, itu tidak akan terjadi," kata Linkevicus.

Pembicaraan damai antara Rusia dan Ukraina terhenti sejak Maret, saat itu ditengahi Turki. 

Sejak itu Ukraina memberikan syarat pembicaraan damai hanya mungkin dilakukan jika Rusia menghentikan serangan dan menarik pasukan dari seluruh wilayahnya.

Di sisi lain, Rusia juga memberikan syarat yakni negara Barat harus mengakui pencaplokan empat wilayah Ukraina pada September lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

1 hari lalu

Kemenkes Pantau Dugaan Pes di Rusia, Pengawasan Pintu Masuk Indonesia Diperketat

3 hari lalu

WHO Pantau Kasus Dugaan Pes Rusia, Ini Pesan untuk Dunia!

4 hari lalu

Jangan Panik! Wabah Pes Rusia Kecil Kemungkinan Masuk Indonesia dan Jadi Pandemi Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal