Pria dan Pamannya Dibakar Hidup-Hidup karena Desas-Desus di Whatsapp

Nathania Riris Michico
Penduduk mengacungkan telepon genggam untuk merekam saat Ricardo dan pamanya, Alberto dibakar. (Foto: ENFOQUE)

Karena terlihat di dekat sekolah dasar bernama San Vicente Boqueron, Ricardo dan Alberto kemudian dianggap sebagai penculik anak.

Ayah Ricardo Flores, Jose Guadalupe Flores (45) dan anak perempuannya, Kimberly (10), di Acatlan. (Foto: BRETT GUNDLOCK)

Mereka menjadi korban ketakutan yang dirasakan masyarakat akibat hoax. Berita penangkapan mereka memang menyebar bersamaan dengan desas-desus penculik anak.

Kerumunan orang mendatangi kantor polisi, sebagian karena dipanas-panasi Francisco Martinez atau "El Tecuanito", orang yang sudah lama tinggal di Acatlan.

Menurut polisi, Martinez adalah salah satu orang yang menyebarkan pesan di Facebook dan Whatsapp, yang menuduh Ricardo dan Alberto. Di luar kantor polisi, dia mulai melakukan 'siaran langsung' di Facebook lewat teleponnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Murid TPQ Dianiaya Guru di Probolinggo, Kemenag Minta Pelaku Ditindak Tegas

Nasional
13 hari lalu

4 Oknum TNI Terduga Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Terancam Pasal Penganiayaan

Internasional
1 bulan lalu

Setelah El Mencho Tewas, AS Bidik Pemimpin Kartel Sinaloa

Megapolitan
1 bulan lalu

Terungkap, Pria Ngaku Jenderal yang Pukul Pegawai SPBU Hanya Pekerja Rental

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal