Profil Dmitry Medvedev, Mantan Presiden Rusia yang Kerap Ancam Barat dengan Nuklir

Ajeng Wirachmi
Dmitry Medvedev (Foto: Reuters)

Dari seluruh anggota NATO, AS adalah pemberi bantuan terbanyak kepada Ukraina. Data yang dipublikasikan pemerintah AS mengungkap, total paket bantuan yang telah dikirim ke Ukraina mencapai 27,5 miliar dolar AS. 

Melihat derasnya bantuan yang diberikan Barat ke Ukraina, Medvedev cukup gerah dan kerap mengeluarkan ancaman serangan senjata nuklir. Hal ini membuat ia terus menjadi sorotan masyarakat internasional. 

Lantas, seperti apa profil Medvedev? 

Dia lahir di Leningrad (sekarang St Petersburg), 14 September 1965, dengan nama lengkap Dmitry Anatolyevich Medvedev. Tumbuh di keluarga kelas menengah, Medvedev mudah mendapatkan akses pendidikan dan berhasil lulus dari Universitas Negeri Leningrad pada 1990. 

Menyandang gelar sebagai sarjana hukum, Medvedev praktis menjadi pengacara dengan tim hukum wali kota yang baru terpilih, Anatoly Sobchak. Dalam tim itu, Medvedev juga bekerja sama dengan Putin. 

Kariernya di pemerintahan terus meningkat. Puncaknya, Medvedev terpilih menjadi presiden pada 2008 sampai 2012. Di bawah kepemimpinannya, Rusia terus membangun hubungan intensif dengan China. Medvedev menyadari berapa besarnya manfaat yang akan diterima apabila bekerja sama dengan Negeri Tirai Bambu. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi

1 hari lalu

Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat

3 hari lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

3 hari lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal