Profil Dmitry Medvedev, Mantan Presiden Rusia yang Kerap Ancam Barat dengan Nuklir

Ajeng Wirachmi
Dmitry Medvedev (Foto: Reuters)

Pada masa kepresidenannya pula dibentuk BRICS (Brasil, Rusia, India, China, South Africa) pada 2009. BRICS merupakan organisasi yang menampung dan menjadi wadah bagi negara-negara yang kala itu berada di ambang industri. 

Laman Cesran (Center for Strategic Research and Analysis) International menyebut, Rusia sengaja memberikan perhatian kepada negara-negara dengan ekonomi berkembang, seperti Brasil dan India, guna mendiskusikan serta mengoordinasikan bersama kebijakan apa yang patut dilakukan untuk tata kelola ekonomi global. 

Setelah masa jabatannya sebagai presiden habis, Medvedev menduduki posisi perdana menteri, mendampingi Vladimir Putin yang naik menjadi presiden. Sejak Januari 2020, Medvedev dipercaya Putin sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Federasi Rusia. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

4 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

6 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

10 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal