Persoalan lain muncul dari putranya, Marius Borg Høiby, yang sebelumnya dinyatakan bersalah atas sejumlah pelanggaran, termasuk pemerkosaan, dan dijatuhi hukuman empat tahun penjara. Ia kemudian mengajukan banding.
Berbagai persoalan tersebut menjadi ujian bagi Haakon ketika memasuki babak baru sebagai raja.
Naiknya Haakon VIII ke takhta juga mengubah susunan garis suksesi Kerajaan Norwegia.
Putri Haakon dan Mette-Marit, Ingrid Alexandra, kini menjadi pewaris takhta dan akan memikul lebih banyak tanggung jawab kerajaan. Sementara itu, adiknya, Pangeran Sverre Magnus, kini berada di urutan kedua dalam garis suksesi.
Dengan demikian, setelah Haakon VIII, takhta Norwegia pada akhirnya akan diteruskan kepada Ingrid Alexandra.