Profil Pervez Musharraf, Mantan Presiden Pakistan yang Divonis Hukuman Mati atas Tuduhan Berkhianat

nevriza wahyu utami
Pervez Musharraf (Foto: Reuters)

Dia memegang sejumlah jabatan di unit artileri, infanteri, dan komando, hingga mengajar di Sekolah Staf Komando di Quetta dan di War Wing dari National Defense College. 

Sebelum menjadi orang nomor 1 di Pakistan, Musharraf ditunjuk sebagai kepala angkatan bersenjata pada Oktober 1998 oleh Perdana Menteri Nawaz Sharif. Musharraf diyakini telah memainkan peranan penting dalam invasi wilayah Kashmir yang dikelola India pada 1999. 

Mantan jenderal bintang empat itu memiliki hubungan dekat dengan Amerika Serikat (AS) dalam upaya untuk membasmi ekstremis Islam di wilayah perbatasan Afghanistan-Pakistan usai peristiwa 11 September 2001. Dia bahkan mendapatkan ancaman pembunuhan dari Al Qaeda dan juga Taliban.

Namun pada 2007, kepopuleran Musharraf melemah. Ini karena keputusannya pada Oktober untuk menangguhkan konstitusi dan menyatakan keadaan darurat, yang memberinya posisi baru sebagai Kepala Militer. Musharraf bahkan memecat Hakim Ketua di Mahkamah Agung. Beberapa pihak percaya bahwa Musharraf melakukan ini untuk kepentinga pribadi dalam pencalonan presiden kembali. 

Mahkamah Agung kemudian menolak dirinya untuk pemilihan presiden kembali, dan membuat Musharraf kehilangan jabatannya. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Brutal! Markas Polisi Pakistan termasuk Masjid Diserang, 31 Orang Tewas

10 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mulai Bergerak, 3 Negara Bahas Intelijen hingga Industri Senjata

11 hari lalu

Konflik Memanas, Arab Saudi Desak Iran Kendalikan Kelompok Houthi Yaman

11 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Bikin Sejumlah Negara Resah, Erdogan: Mereka Diam-Diam Menentang

16 hari lalu

Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal