Punya Utang dengan IMF, Inflasi Ekonomi di Negara Ini Capai 412,75 Persen

Ahmad Islamy Jamil
Masyarakat dan pedagang melakukan transaksi di sebuah pasar di Kota Khartoum, Sudan, 4 Mei lalu. (Foto: Reuters)

KHARTOUM, iNews.id – Tingkat inflasi tahunan Sudan mencapai 412,75 persen pada Juni. Angka itu naik dari 379 persen pada Mei lalu, menurut laporan yang disiarkan kantor berita negara Afrika itu, SUNA, Minggu (18/7/2021).

Sudan saat ini tengah menjalani program reformasi ekonomi yang didukung dan diawasi oleh Dana Moneter Internasional (IMF). Pemerintah setempat menyatakan, harga-harga komoditas di negara itu akan terus naik selama proses implementasi reformasi tersebut.

SUNA melaporkan, lonjakan terakhir pada tingkat inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga barang kebutuhan masyarakat, termasuk makanan.

Sudan melalui transisi yang sulit sejak penggulingan Presiden Omar al-Bashir pada April 2019, menyusul protes massal terhadap kepemimpinannya yang dipicu oleh krisis ekonomi. Sanksi AS selama beberapa dekade terakhir, serta salah urus negara di era Bashir, membuat ekonomi Sudan begitu terpukul.

Sementara, pemerintah transisi yang dibentuk pada Agustus 2019 telah berjanji untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cadangan Devisa RI Naik Tipis jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026

57 tahun lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

57 tahun lalu

Di Balik Inflasi yang Terkendali, Perlindungan bagi Kelas Menengah Kian Mendesak

57 tahun lalu

Purbaya Jamin Fundamental Ekonomi Kokoh: Indonesia Tidak Sedang Menuju Krisis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal