Ratusan Mantan Perwira Israel Minta Trump Paksa Netanyahu Hentikan Kekerasan Pemukim Yahudi

Anton Suhartono
Ratusan mantan perwira militer, diplomat, dan intelijen Israel meminta Donald Trump memaksa Netanyahu menghentikan kekerasan pemukim Yahudi (Foto: AP)

“Menurut penilaian profesional kami, tidak ada seorang pun selain Anda, Bapak Presiden, yang bisa mencegah malapetaka ini."

CIS merupakan gerakan Zionis beranggotakan lebih dari 550 purnawirawan kolonel dan jenderal Israel, serta pangkat setara lainnya di badan intelijen Mossad, Shin Bet, Kepolisian Israel, dinas luar negeri, dan korps lainnya.

Misi yang dituju kelompok tersebut adalah mengamankan masa depan Israel sebagai rumah demokrasi yang kuat bagi bangsa Yahudi.

CIS juga menulis, bukan rahasia lagi anggota pemerintah tertentu sengaja membuat kekacauan tersebut, termasuk melindungi para pemukim dan pasukan Israel dari jeratan hukum.

“Peningkatan aktivitas teror pemukim Yahudi berisiko menimbulkan konsekuensi yang mungkin terbukti lebih dahsyat daripada serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel dan dampaknya di berbagai front," demikian isi surat.

Surat tersebut muncul di tengah meluasnya kekerasan para pemukim ilegal Israel di seluruh Tepi Barat, terutama selama akhir pekan. Di Kota Tal terjadi baku tembak mematikan yang menewaskan dua warga Israel dan empat warga Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

4 hari lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

4 hari lalu

Alasan Israel Tolak Masuk Pesawat Maskapai Ethiopia Dipiloti Warga Indonesia

4 hari lalu

Israel Larang Masuk Pesawat Ethiopian Airlines karena Pilotnya Warga Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal