Ratusan Mantan Perwira Israel Minta Trump Paksa Netanyahu Hentikan Kekerasan Pemukim Yahudi

Anton Suhartono
Ratusan mantan perwira militer, diplomat, dan intelijen Israel meminta Donald Trump memaksa Netanyahu menghentikan kekerasan pemukim Yahudi (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Ratusan mantan pejabat militer, diplomat, dan intelijen Israel meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memaksa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menghentikan kekerasan yang dilakukan pemukim Yahudi terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

CIS meminta Trump untuk mengangkat isu selama pertemuan dengan Netanyahu di Gedung Putih, Selasa (28/7/2026) waktu setempat. Ini merupakan kunjungan ketujuh Netanyahu ke Gedung Putih selama masa jabatan periode kedua Trump sejak 2021.

Dalam surat yang diterbitkan Selasa, hampir 600 mantan pejabat militer Israel mendesak Trump untuk membantu mengakhiri malapetaka terkait meningkatnya kekerasan di Tepi Barat. Mereka khawatir meningkatnya kekerasan akan berdampak terhadap keamanan Israel, AS, hingga negara-negara di kawasan.

Mereka juga menyebut Trump sebagai satu-satunya orang yang mampu memaksa Netanyahu.

“Kecuali dihentikan dengan cepat dan tegas, meningkatnya kekerasan di Tepi Barat siap menyulut konflik di kawasan dan memberikan dampak serius bagi keamanan Israel dan kepentingan regional AS,” demikian isi surat yang ditulis kelompok lobi Commanders for Israel’s Security (CIS), seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (29/7/2026).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Netanyahu Blak-blakan: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel

20 jam lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Brent Sentuh Level Tertinggi dalam 6 Bulan

1 hari lalu

Panglima Angkatan Darat Iran Perintahkan Tentara Siaga Tinggi, Ada Apa?

2 hari lalu

Kisah Inspiratif Ginalia Sudirman, Chef Indonesia Sukses di Dapur Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal