Ratusan Umat Islam Pasang Badan saat Masjid di China Akan Dihancurkan

Anton Suhartono
Ratusan umat Islam pasang badan saat pemerintah hendak menghancurkan Masjid Raya Weizhou (Foto: WeChat)

Masjid Raya Weizhou selesai dibangun tahun lalu. Bangunan baru ini menggantikan masjid sebelumnya yang telah berdiri 600 tahun lalu. Bangunan masjid lama sudah rusak selama Revolusi Kebudayaan. Tak hanya masjid, ribuan kuil lain, gereja, dan biara di seluruh negeri juga ikut dihancurkan.

Sementara itu suasana sebelum penghancuran rampak tegang. Banyak kendaraan polisi diparkir di lapangan depan masjid. Sementara itu umat Islam mengibarkan lebih dari 10 bendera China di sekitar masjid sebagai simbol nasionalisme yang tak pudar. Mereka juga menegaskan tetap mendukung pemerintah pusat.

Ada pula spanduk merah yang dipasang di dinding masjid, salah satunya bertulis, "Teguh mendukung Partai Komunis Tiongkok, membela kesatuan etnis, menjaga kebebasan beragama".

Umat Islam Hui yakin menghancurkan masjid bukan rencana dari Partai Komunis pusat, namun hanya kebijakan pemerintah lokal.

"Pemerintah lokal tidak menerapkan kebijakan pemerintah pusat," kata seorang warga.

Selama puluhan tahun, umat Islam Hui diberikan kebebasan untuk mempraktikkan ajaran agama. Sebagian besar dari mereka berbahasa Mandarin, mengenakan peci putih untuk laki-laki dan jilbab bagi perempuan. Mereka tidak dapat dibedakan dari mayoritas penduduk Han.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
7 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
7 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
9 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal