Reaksi Warga Palestina Terkait Rencana Australia Pindahkan Kedubes

Nathania Riris Michico
Warga Silwan, Sahar Abbasi, mengatakan Australia harus melihat warga Arab di Yerusalem Timur yang terus menghadapi diskriminasi. (Foto: ABC News: Eric Tlozek)

"Australia selalu memberikan kesan bahwa mereka bersikap netral, yang disambut baik oleh warga Palestina. Namun sekarang kami melihat Australia mengikuti jejak setan, Donald Trump," kata Syiam, seperti dilaporkan ABC News, Rabu (17/10/2018).

"Jadi ini merupakan keputusan bodoh dari sebuah negara yang ingin menghindar dari kemungkinan adanya serangan, dari segala masalah."

Warga Silwan, Sahar Abbasi, mengatakan Australia harus melihat bahwa warga Arab di Yerusalem Timur - yang kebanyakan hanya berstatus 'resident' dan bukannya warga negara penuh Israel - terus menghadapi diskriminasi di sana.

"Jangan lupa ini adalah wilayah yang diduduki, jangan lupa warga yang berada di wilayah yang diduduki, dan mereka adalah warga Palestina dan belakangan ini mereka sama sekali dilupakan, seolah-olah kami tidak ada," kata Abbasi.

Sementara Pemerintah Israel menyambut baik komentar Morrison, reaksi dari dalam Israel tidaklah banyak.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Bukan Netanyahu, Israel Kirim Menlu Gideo Saar ke Pertemuan Board of Peace

Internasional
5 jam lalu

Pasukan Israel Bersiap Bentrok dengan Warga Palestina Selama Ramadan, Siapkan Drone Gas Air Mata

Internasional
6 jam lalu

Israel Akan Batasi Umat Islam Beribadah di Masjid Al Aqsa Selama Ramadan

Nasional
17 jam lalu

Kemlu: Pasukan Indonesia ke Gaza Bukan untuk Misi Tempur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal