Selain latihan menggunakan senjata, para remaja juga diajarkan lagu-lagu nasionalis.
Seorang remaja berusia 18 tahun, Mykhailo, menilai pelatihan ini diperlukan.
"Setiap saat bisa saja terjadi sesuatu dan kita harus siap. Itu sebabnya saya ikut di kamp ini, untuk mempelajari cara melindungi diri saya orang yang saya cintai," ujarnya.