Rusia Bombardir Kampung Halaman Zelensky dengan Rudal Balistik, 18 Warga Ukraina Tewas

Maria Christina Malau
Serangan rudal balistik Rusia di Kryvyi Rih, kampung halaman Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai puluhan orang, Jumat, 4 April 2025. (Foto: Ukrainian Presidency via BBC)

Merespons klaim tersebut, militer Ukraina mengatakan Rusia telah menyebarkan informasi palsu untuk mencoba menutupi kejahatannya. Moskow telah menembakkan rudal balistik Iskander-M dengan hulu ledak klaster untuk memaksimalkan korban.

Sebelum serangan Rusia, kepala militer dari Inggris dan Prancis bertemu Zelensky di Kyiv. Pertemuan itu untuk membahas rencana pasukan penjaga perdamaian asing yang akan ditempatkan di Ukraina, sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata. Namun, belum ada tanda-tanda kekerasan akan mereda.

Rusia juga menyerang Kryvyi Rih awal pekan ini, tepatnya sebuah gedung di pusat kota yang menewaskan empat orang. Semetara pada hari Kamis lalu, serangan drone Rusia di kota Kharkiv di timur laut juga menewaskan lima orang warga sipil.

Prancis dan Inggris menuduh Rusia menunda-nunda kesepakatan perdamaian dengan Ukraina. Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy mengatakan kepada wartawan di pertemuan puncak NATO di Brussels, pemimpin Rusia bisa saja menerima gencatan senjata sekarang, tetapi malah terus membombardir Ukraina dan mengakibatkan penduduk sipil menjadi korban.

Sementara Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Rusia mengetahui posisi Amerika. "Kita akan segera tahu dari jawaban mereka apakah mereka serius untuk melanjutkan perdamaian atau hanya menggunakan taktik menunda," ujarnya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
16 jam lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

24 jam lalu

Putin Blak-blakan soal Demo Rusuh Eropa: Pemimpinnya Tak Becus Cari Solusi

3 hari lalu

Drone Rusia Hantam Peron Stasiun Kereta Ukraina, 13 Orang Tewas

4 hari lalu

Hari Pertama Bertempur, WNI Tentara Bayaran Rusia Tewas di Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal