Rusia Butuh 7 Juta Tentara Profesional untuk Keamanan Negara

umaya
Leonid Slutsky meminta tujuh juta tentara profesional untuk jaga keamanan negara. (Foto: Reuters)

Presiden Vladimir Putin menyampaikan pidato pada Senin yang mengatakan dia sengaja membiarkan pemberontakan satu hari berlangsung begitu lama. Tujuannya untuk menghindari pertumpahan darah. 

Dia mengatakan para pejuang Wagner dapat melanjutkan pertempuran dengan tentara Rusia, pulang atau pergi ke Belarusia.

Saat mengirim pasukan ke Ukraina pada Februari 2022, Putin berasumsi dia akan merebut Kiev dalam beberapa hari. Tapi perang masih jauh dari selesai, dengan banyak kelemahan tentara Rusia dan perselisihan internal tentang bagaimana memimpin kampanye mengemuka.

Rusia telah terguncang oleh pemberontakan akhir pekan yang gagal oleh Yevgeny Prigozhin dan pasukan tentara bayaran Wagner-nya. Mereka memulai pawai menuju Moskow sebelum akhirnya membatalkannya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
20 jam lalu

Putin Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Prabowo, Doakan Sehat dan Sukses

2 hari lalu

Heboh Kabar Istana Rayakan Ultah Prabowo Bareng Wakil PM Rusia, Bakom Buka Suara

3 hari lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

4 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal