Rusia Tak Percaya Facebook Bolehkan Ujaran Kebencian kepada Tentara Rusia dan Putin, jika Benar...

Anton Suhartono
Dmitry Peskov (Foto: Reuters)

Seorang juru bicara Meta mengonfirmasi perusahaan untuk sementara melonggarkan aturan soal ujaran politik, mengizinkan unggahan seperti "Kematian bagi penjajah Rusia". Perusahaan tetap tidak mengizinkan seruan untuk melakukan kekerasan terhadap warga sipil Rusia.

Perubahan kebijakan sementara ini bertujuan untuk memungkinkan para pengguna platform media sosial di bawah meta menyampaikan ekspresi politik yang biasanya dianggap melanggar.

Dalam email internal, perusahaan juga mengizinkan posting-an yang menyerukan kematian Presiden Rusia Vladimir Putin atau Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Terungkap! Jaringan TPPO Pasarkan Bayi via TikTok dan Facebook  

Internasional
6 hari lalu

Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Internasional
7 hari lalu

Zelensky: Putin Telah Memulai Perang Dunia III

Internasional
8 hari lalu

Iran Diam-Diam Beli Rudal Portabel Canggih Rusia, Siap Perang Lawan AS-Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal