Rusia Tuduh Militer AS Gunakan Bom Fosfor di Suriah

Nathania Riris Michico
Bom fosfor putih. (Foto: Getty Images)

MOSKOW, iNews.id - Rusia menuduh Amerika Serikat (AS) menggunakan bom fosfor putih untuk menyerang sasaran-sasaran militer di kawasan sipil di wilayah timur Suriah.

Bom kimia itu biasanya digunakan untuk membentuk tabir asap yang besar guna menutupi gerakan pasukan. Namun bahan fosfor atau belerang yang digunakan bisa membakar kulit dan daging hingga ke tulang.

"Dua pesawat F-15 Amerika melakukan pengeboman pada Sabtu, 8 September dengan sasaran wilayah Hajin di wilayah Deir Ezzor menggunakan amunisi fosfor," kata jenderal Rusia, Vladimir Savtchenko, seperti dilaporkan AFP, Senin (10/9/2018).

"Serangan-serangan ini menghasilkan kebakaran hebat. Kami mengklarifikasi informasi mengenai kemungkinan adanya kematian dan cedera," tambahnya.

Di Suriah, kelompok jihadis Negara Islam (ISIS) masih menguasai kantong Deir Ezzor antara Sungai Eufrat dan perbatasan Irak, serta wilayah gurun yang luas.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Militer Israel Tertekan! Amunisi 30 Tahun Habis dalam 3 Tahun untuk Perang, Ribuan Tank Rusak

1 bulan lalu

Perang Brutal, Tentara Israel Gunakan Amunisi untuk 30 Tahun hanya dalam 3 Tahun

1 bulan lalu

AS Cabut Status Terorisme, Presiden Suriah: Lembaran Baru Dibuka, Noda Hitam Dihapus

1 bulan lalu

Akhirnya, AS Cabut Status Suriah sebagai Negara Sponsor Terorisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal